Diberdayakan oleh Blogger.

Professional Time Waster

Terkadang percaya dengan ucapan orang lain, kadang juga tidak. Termasuk kadang percaya dengan astrologi dan bersemangat karena banyak kecocokan, akan tetapi langsung menyangkal jika ternyata tidak cocok. Rupanya, hal yang membuat orang lain percaya dan tidak percaya didasarkan banyak hal. Bukan saja, sekadar omongan, bukti mutlak diperlukan.
Percaya nggak sih, seseorang telah dipersiapkan dalam hidupmu menemanimu sepanjang masa?
Kadang-kadang, gue bertanya-tanya tentang relativitas. Bahwa kebenaran tidak mutlak, banyak perspektif, banyak selera. Semua hal beradu menjadi pendapat dan bersikukuh menjadi paling benar. Gue lebih memilih untuk menarik diri dan melihat dari kejauhan. Jika masalah sudah sangat serius, tentu gue akan turun tangan.
Gue selalu punya keinginan dan semakin banyak keinginan, sehingga sedikit yang dilakukan karena gue kehabisan waktu. Banyak tempat ingin dikunjungi, banyak benda ingin dimiliki, banyak menu baru yang ingin dicicipi, banyak hal yang ingin dicoba. Rasa ingin tahu gue seringkali meledak-ledak, terkadang gue harus mengerem keinginan-keinginan tersebut.
Katanya, buang segala keinginan dan niscaya kamu merasa telah memiliki semua yang dibutuhkan.
Jadi, ini persoalan butuh dan ingin. Seperti gue butuh bernapas untuk hidup, gue butuh berkembang (biak). Gue percaya ada keterkaitannya antara butuh dan ingin. Semakin gue coba analisis semakin gue tidak menemukan uraiannya. Kadang, gue percaya manusia diciptakan baik, tetapi berapa banyak manusia menjadi jahat dan tidak berniat baik.
Pada dasarnya, gue selalu mencari-cari alasan bagaimana seseorang bisa berubah, dari baik menjadi jahat, dari jahat menjadi baik. Selalu ada perubahan yang mengacu pada tindakan-tindakan. Seperti apakah kamu masih mencintai seseorang meski sering disakiti? Apakah kamu masih mencintai seseorang meski dia tak balas mencintaimu?
Gue hanya melemparkan perspektif seperti mengetengahkan tanda tanya besar. Korelasi-korelasi yang terbentuk akibat dari proses pertemuan titik. Bayangkan, jika tidak ada pertemuan, tidak ada perbincangan, tidak saling mengenal, tidak saling jatuh cinta, tidak ada patah hati, tidak ada keburukan dan tidak ada cerita apa pun. Gue bertemu seseorang, menyapa lalu mengajak bercanda adalah salah satu bentuk interaksi pertemuan titik, apakah berlanjut menjadi perbincangan seru atau kita berpisah karena kesibukan masing-masing.
Inti dari semua relasi terletak pada komunikasi. Berapa banyak cinta diam-diam hanya berakhir pada secret admirer. Berapa banyak pernyesalan tak mengutarakan isi hati sementara gebetan sudah telanjur menggandeng tangan orang lain mesra. Memang tidak mudah, keterlibatan emosi, prasangka, hipotesis, memungkinkan seseorang menggunakan data dan info sebelum memutuskan terlibat komunikasi.

Percaya nggak percaya, ungkapan hati selamanya akan tersimpan jika tidak diutarakan.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Membahas film Madagascar, gue nggak ragu buat joget-joget kudanil pantat bisulan gatel pengin digaruk sambil nyanyi.  like to move it, move it She likes to move it, move it He likes to move it, move it You like to... move it
Gue mau joget sama Marty! foto dari sini

Film ketiga Madagascar 3 Europe’s Most Wanted wownya lebih dapat ketika nonton versi 3D.  Film animasi komedi ini juga ceritanya penuh petualangan, keseruan, dan kekocakan.  Very Joyful! Mereka ingin kembali ke kebun binatang Central Park. Pada film Madascar 2, mereka mendarat di Afrika. Namun, pada Madascar 3 ini mereka tersesat di Eropa.

Hewan-hewan lucu bernama Alex (Ben Stiller), Marty (Chris Rock), Melman (David Schwimmer), dan Gloria (Jada Pinkett Smith) penuh semangat ingin kembali ke tempat asal mereka, Amerika. Dengan dipimpin oleh King Julien. Namun apa daya mereka justru terdampar di berbagai wilayah Eropa. Petualangan seru pun dimulai. Mereka menjadi bintang sirkus dan bergabung dengan teman baru mereka bernama Vitaly, Gia, Stefano, dan Sonya. Kisahnya menghibur dan mengundangang tawa. Sampai akhirnya mereka berhasil kembali ke Central Park dan pulang ke rumah. ]Sekuel film Madagascar ini semuanya bagus.
Tokoh dalam film ini sangat lucu. Terlebih sekelompok penguin yang cerdas dan mampu memecahkan banyak masalah. Pokoknya, penguinnya banyak akal. Pemimpin kelompok bernama Skipper (Tom McGrath). Dia memiliki pengetahuan dan pengalaman yang cukup bagus dalam militer. Kowalski (Jeff Bennett) penguin yang strategis. Dia sering memakai ilmu pengetahuan dalam berbagai misi. Rico (John Di Maggio) bisa memuntahkan benda-benda dari dalam mulutnya. Dia jarang berbicara dengan jelas. Private (James Patrick Stuart) penguin yang paling muda. Dia lebih sederhana daripada penguin lain. Paling gue suka adalalah Mort. Kecil, lucu, dan imut. Dia adalah pengikut raja Julien, yang suka nari kocak dengan gaya leher patah-patah dangdut.
Mort paling kanan, cute! foto dari sini

Kelucuan-kelucuan itu tidak hanya ditemukan dalam film. Resort World Sentosa Singapore memiliki wahana Madagascar A Crate Adventure di  Universal Studios Singapore. Wah, gue nggak sabar! Gue akan menaiki perahu yang berlayar di sepanjang arus air dan menikmati diorama tokoh-tokoh Madgascar. Tidak hanya diorama, karakter itu menampilkan adegan-adegan konyol dan bicara. Gue seakan tersedot ke dalam adegan scene film  yang lucu. Properti dibuat sedemikian rupa sehingga tampak asli seperti dalam film. Gue seakan berada di lokasi syuting Madagascar. Very Awesome!
di gerbang sudah disambut mereka! foto dari sini


wah mereka lucu beud, foto-able. foto dari sini


fantastic! foto dari sini

Selain menikmati keseruan wahana, ada kemeriahan parade tokoh Madgascar yang keliling kota. Ada karakter yang berjalan-jalan sehingga bisa foto bersama mereka. Wah, rasanya animasi dalam film jadi nyata.
gue pengin ikut main ayunan, Marty! foto darisini

Gue bakal foto dengan penguin-penguin dan King Julien. Universal Studio Singapore membuat imajinasi gue jadi nyata. Semoga gue dapat free trip to Resorts World Sentosa with Ariev Rahman. Thanks USS!



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Pernah nonton film Jurassic Park? Film tentang taman hiburan mirip kebun binatang yang berisi dinosaurus raksasa. Gue suka dengan konsep film ini karena menghidupkan kembali imajinasi masa kecil gue.
Gimana ya kalau binatang jadi raksasa.
Ternyata, dinosaurus itu memang gede banget. Apalagi dilihat dari sedotan akua gelas, pasti yang keliatan cuma pori-porinya. Hewan-hewan raksasa yang berada di Jurassic Park itu dihidupkan kembali untuk keperluan hiburan. Ceritanya, sekelompok ilmuwan—termasuk paleontologis dan matematikawan diundang oleh pengusaha pemilik taman untuk menciptakan kembali hewan raksasa melalui DNA dinosaurus yang ditemukan dalam tubuh nyamuk.
Kalo saja nyamuknya ngisep gue, bangun tidur gue jadi raksasa.
Untuk menyempurnakan penemuan, para ilmuwan menggunakan DNA reptil atau amfibi. Mereka tidak menyangka dinosaurus yang diciptakannya berkembang biak. Masalah muncul ketika salah satu staff keamanan berusaha mencuri embrio dinosaurus dan memadamkan listrik untuk masuk taman. Dia tidak tahu beberapa dinosaurus, termasuk Tyrannosaurus rex dan Velociraptor bisa kabur dari kandang.
ini film Jurassic Park 3D keren! foto diambil dari sini

Kebayang, kan, kalo Dilophosaurus masuk ke dalam rumah, ngobrak-ngabrik nyari telur puyuh di kulkas. Bisa hancur semua dunia persilatan.
Film sekuel Jurassic Park yang sudah gue tonton adalah The Lost World: Jurassic Park (1997), Jurassic Park III (2001) dan Jurassic Park IV (2009) dan kabarnya film Jurassic Park 4 rilis 2015 dengan Judul Jurassic World. Gue nggak sabar nunggu, karena belum keluar film terbaru akhirnya gue pun mencari tahu apakah ada hiburan seperti Jurassic Park.
Gue berselancar di dunia maya nggak pake papan surfing. Menemukan fakta bukan fiksi, Resort World Sentosa Singapura punya Jurassic Park. Gue kaget girang sambil nari hula-hula hop. Gue bakal ketemu hewan raksasa yang telurnya segede ujung monas. Kalo bikin dadar ceplok gimana ya?
wajah-wajah cemilan dino, nih. foto diambil dari sini

Kelihatan dari gerbanganya aja, Jurassic Park Universal Studio Singapore ini sudah dijaga dua dinosaurus. Ada Tyrannosaurus rex dan Dilophosaurus yang memeriksa tiket masuk. Kalo sampai ketahuan nggak bawa tiket, bisa-bisa diisep dari lobang hidungnya. Bahkan, telur-telurnya pun dibuat di depan gerbang, gue jadi nostalgia. Imajinasi gue membawa pada tahun-tahun silam di mana film Jurrasic Park; The Lost World baru dirilis. Kemegahan dan kebesaran taman ini benar-benar tampak seperti aslinya.
ngeri kalo tiba-tiba telurnya menetas. foto diambil dari sini

Para pengunjung akan merasakan sensasi petualangan tur yang menegangkan, muncul beberapa dinosaurus 3D yang real dan nyata. Tidak seperti CGI dalam film. Ada sensasi basah karena kita menyusuri Jurassic Park Rapid Adventure di atas arus air yang mengalir deras. Gue naik boat yang diangkat pake lift kurang lebih setinggi 15 meter  kemudian diseluncurkan. Siap-siap terguncang! Siap-siap juga kresek kalo perut mulai bergolak. Gue harus pegangan pake lem besi biar nempel dan nggak terpental. Hahaha.
gue berharap dinonya puasa. foto diambil dari sini

Menunggu film terbaru Jurassic Park masih lama. Jadi, gue harus datang ke Jurassic Park Universal Studios Singapore untuk menebus penantian gue. Selain karena taman hiburan yang megah, dinosaurusnya juga 3D banget. Gue sih pengin nunggang Tyrannosaurus rex, ya kalo nggak dikunyah abis-abisan. Kebetulan, ada kontes free trip to Resorts World Sentosa with Ariev Rahman. Siapa tahu gue ikut dan jadi salah satu orang yang beruntung.  :’)



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Di kalangan anak-anak pasti tidak asing dengan film kartun SpongeBob Squarepants. Film persahabatan antara sponge kuning dan bintang laut. Kehidupan di dalam film ini terjadi di laut. Suasananya sangat menarik dan seru, Bikini Bottom penuh dengan ikan-ikan yang suka makan burger. Gara-gara film itu, gue jadi suka dengan kehidupan biota laut.
Sponge kuning yang hilang dari wastafel. foto diambil dari sini
Memang, kalau di dalam lautan tidak ada sebonggol nanas yang jadi rumah SpongeBob. Tidak ada juga Patrick Star di rumah batunya nonton televisi. Justru kalau di lautan ada terumbu karang dan ikan-ikan yang berenang menggunakan siripnya. Warnanya lucu dan menawan. Gue nggak kebayang pas nyelam di laut nemu ikan lagi antre beli krabby patty di Krusty Krab. Krusty Krab adalah nama restoran cepat saji di Bikini Bottom.Gue suka adegan Spongebob kejar ubur-ubur, kalo nyelam nanti gue mau kejar ubur-ubur pake jaring ikan cupang. 
Gara-gara sering nonton film animasi itu gue jadi suka snorkling dan diving. Terakhir kali gue snorkling lihat ikan-ikan di pulau semak daun, pulau pari, dan pulau harapan di kepulauan Seribu. Buat gue kehidupan biota laut itu awesome. Bisa lihat terumbu karang yang cantik, ikan-ikan yang berenang berjamaah, dan lihat biota laut lainnya.
gue pengin pamer jempol kalo nyelem di Sea-Aquarium. foto diambil dari sini
Pokoknya gue suka main air, berenang, nyelam-nyelam gitu. Buat gue main air itu nggak pernah kehausan, kalo haus tinggal mangap. Haha.
Untuk mengisi bucket list liburan, gue pun mencari tempat yang bisa lihat biota laut dan menawarkan pengalaman baru dunia air. Setelah dicari-cari ternyata Resort World Sentosa Singapura punya The Marine Life Park; Adventure Cove Waterpark dan S.E.A. Aquarium (Southeast Asia Aquarium, dibaca Sea-Aquarium) 
Gue langsung mupeng gila, wahana ini awesome parah karena lengkap abis.
Di Adventure Cove Waterpark bisa bebas bermain air sepuasnya, dan tercatat wahana air terbesar di Asia dengan 13 wahana kolam dan seluncuran.  Wah, mau pake atraksi berbagai gaya seluncuran juga nggak ngebosenin kayaknya. Apalagi ada roller coaster di air yang menantang adrenalin, SpongeBob naik roller coaster darat aja langsung mencret, jiwa gue merasa terpanggil nyobain wahana ini
gue harus pake rem kaki kalo mendadak lampu merah. foto diambil dari sini

Puas main air sampai capek gue bisa santai di wahana Adventure River. Kolam ini didesain dengan arus mengalir layaknya sungai sepanjang 620 meter, gue bisa ngapung dengan ilmu tahan napas gue menyusuri arus. Kolam ini pun sudah dibuat seperti akuarium yang besar jadi gue bisa lihat ikan-ikan berenang flashmob, dan biota laut lainnya. Nggak cuma kolam gue bakal masuk ke terowongan bawah air yang menembus hutan tropis dan gua misterius. Beuh, sadaap!
gue bisa ngapung tanpa ban! foto diambil dari sini
Masih belum puas dengan pengalaman bermain air, gue bisa snorkling lihat biota laut. Gue bakal lihat ikan-ikan berenang (bukan jalan kaki kaya di film SpongeBob). Pemandangan di bikini bottom nggak ada apa-apanya dibandingkan di sini 
ikannya lucu-lucu ya. foto diambil dari sini
Ini akan jadi pengalaman seru nggak terlupakan menikmati dunia air dan biota laut. Gue pun segera ikut  free trip to Resorts World Sentosa with Ariev Rahman biar gue nggak cuma nonton film SpongeBob. Gue bakal ngobrol sama Yellowfin Surgeonfish di sana. Doain gue ya biar sampai ke sana :')



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Sebagai pecinta minion gue selalu nonton film Despicable Me. Gue juga punya action figure minion berbagai jenis. Despicable Me adalah film komedi animasi komputer 3D Amerika. Film ini diproduksi oleh Illumination Entertainment dan didistribusikan oleh Universal Pictures.
Beruntung, pacar gue pengertian dan baik hati. Gue dapat suprise dari dia barang-barang minion, selimut, mainan, dan birthday cake. Senang banget gue guling-guling papoy. Karena selimut di kamar gue ganti jadi minion, gue tidurnya pules. Malamnya gue mimpi main kejar-kejaran sama minion. Begitu ketangkep, gue peluk dia.
di sinilah mimpi itu berasal

Mainan minion dari hadiah ayam goreng juga gue pasang deket televisi. Setiap nonton, minion-minion itu kaya mandangin gue, gue pandang balik. Kami saling berpandangan. Tapi gue nggak pernah menang main nggak kedip lama-lamaan sama minion. Mereka itu jago nggak ngedip.
Saat gue tahu di Universal Studios Singapure ada minion, gue pengin ke sana. Rasanya mimpi gue bakal jadi kenyataan kalo bisa meluk dia.
wah Minion nungguin gue
Minion Mart sudah dibuka di Universal Studios Singapore. Gue bisa seharian belanja minion stuff buat nambahin koleksi. Ada puluhan bahkan ratusan boneka minion yang tersedia di sana. Ternyata merekalah yang membangun Universal Studios Singapore jadi gede dan awesome! good job papoy.


like in heaven... Minion every where!

jangan-jangan ini Minion di mimpi gue. 
foto diambil dari sini

Gue jadi penasaran. Semalam cek timeline @arievrahman @rwsentosaID #RWSID. Ada kuis trip to Resorts World Sentosa with Ariev Rahman. Gue ikutan deh biar ketemu minion, semoga mimpi gue jadi nyata :’)
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Secara mengejutkan gue mendapatkan kabar bahwa teman dekat akan segera menikah. Iya bisa dikatakan segera dan mendadak. Gue bahkan tidak tahu kalau ternyata dia akan menikah dengan pacar yang baru, bukan dengan pacar yang gue tahu dan kenal sebelumnya. Sejenak, gue terdiam untuk memikirkan bahwa teman gue akan bersanding di pelaminan dengan seseorang, pacar yang baru—kalau berdasarkan waktunya adalah orang yang baru dikenalnya. Pacar sebelumnya gue sangat tahu dan mengenal karena beberapa kali sempat bertemu dan mengobrol. Untuk pacar yang barunya, gue belum tahu sama sekali dan baru mendengar namanya. Hal itu pun gue baca di surat undangan yang dikirimkan melalui sosial media.

Kenapa ya pacaran lama-lama putus, pacaran bentar bisa langsung menikah?

Mungkin, dia bosan dengan pacar lamanya. Mungkin juga dia bisa merasa sangat yakin dengan pacar barunya. Gue hanya bisa menduga-duga. Pernikahan akan digelar dalam hitungan hari lagi. Gue pernah dengar darinya kalau memang tahun ini akan menikah, tapi nggak tahu kalau ternyata dengan pacar barunya. Menurut gue, kabar menikah dengan pacar baru itu mengejutkan. Terlebih, dia baru mengenalnya dan teman gue memutuskan untuk menghabiskan sisa hidupnya untuh mendampingi sebagai istri.
Karena gue penasaran, akhirnya coba kirim pesan singkat kepada teman gue itu.
“Lo benaran mau nikah?”
“Iya, minggu depan.”
“Apa?! Kenapa secepat itu?”
“Iya, ceritanya panjang.”
Akhirnya muncul dugaan baru, kenapa dia buru-buru menikah? Apakah jangan-jangan dia terdesak karena sesuatu—pembaca boleh ikut menduga. Dari info yang gue tahu, pacar barunya ini rekan kerja sekantor sehingga terjadi cinta lokasi. Sebagai teman, sih, gue ikut mendukung aja selama dia bahagia.
“Tapi, gue ragu deh?”
“Apa? Seminggu lagi lo nikah dan baru bilang ragu sekarang?”
Gue pun dikejutkan lagi dengan pernyataan dia barusan, ragu. Jelas, secara objektif mungkin karena baru kenal. Tapi keraguan itu muncul biasanya terjadi karena ada sesuatu yang melatarbelakanginya. Sesuatu itu bisa jadi apa saja, faktor keluarga, faktor kemapanan, faktor mental, sekali lagi cuma dia yang tahu.
“Iya, nggak tahu mungkin bisa jadi karena gugup,” ungkapnya
“Tapi, kenapa harus dia pilihan lo?”
“Nggak tahu, gue ngerasa jatuh cinta.”
“Jadi sama pacar lamanya lo, nggak ngerasain hal itu?
“Sejujurnya, dulu gue pacaran sama dia karena ketertarikan fisik dan saat itu memang lagi pengin pacaran dan ada yang semangatin gue ngerjain tugas akhir.”
Gue sekali lagi terhenyak. Bisa-bisanya dia pacaran sama orang bertahun-tahun tidak dilandasi oleh cinta, tetapi hanya ketertarikan fisik belaka. Selama gue kenal dengan pacarnya, memang sih dari fisik terlihat oke, akan tetapi entah dari bagian yang lain apakah dia cukup menarik. Bagaimana dengan sifatnya, kepribadiannya, perilaku dan kebiasaanya? Gue jadi bertanya-tanya, bahwa pada akhirnya hati jugalah yang memilih. Teman gue ini, padahal kalau kata orang—termasuk gue. Mengganggap dia dan pacarnya nih udah serasi, ideal, mirip—yang katanya bakal jodoh. Tapi, ternyata hati teman gue berkata lain.
“Gue ngerasa nggak benar-benar jatuh cinta, nggak benar-benar sayang sama dia.” Tambahnya lagi.
“Jadi, ini kali pertamanya lo merasakan desir perasaan bahagia jatuh cinta dengan pacar baru.”
“iya,” jawabnya singkat.
“Lantas, setelah lo jatuh cinta dan yakin untuk menikah kenapa muncul ragu?”
“Ternyata, sebelum jadian sama gue dia sudah bertunangan.”
Astaga! Lagi-lagi perasaan gue tersentak. Bagaimana tidak dia bisa jatuh pada hubungan yang sulit. Hatinya jatuh cinta pada area terlarang. Pacar barunya sudah punya tunangan, teman gue  jatuh cinta sama dia. Gue jadi berpikir, apakah seegois itu cinta hadir tidak pada tempatnya, tidak pada waktunya.

Kapan, sih, sebenarnya cinta datang di saat yang tepat?

“Terus pacar lo ninggalin mantannya demi lo?”
“Iya,”
“Kok, bisa?”
“Dia juga ngerasa belum pernah jatuh cinta seperti ini, kecuali sama gue.”
Pada titik ini, gue coba menguraikan sebenarnya jatuh cinta itu seperti apa. Keduanya sama-sama pada posisi punya pacar. Temen gue punya pacar, pacar barunya punya tunangan. Akan tetapi, kenapa keduanya sampai nekat untuk memutuskan pacarnya masing-masing untuk menyatukan cintanya. Jatuh cinta seperti apa yang membuat mereka begitu yakin bahwa itu adalah sebenar-benar cinta.
“Iya, gue juga nggak ngerti. Dia sama tunangan sudah lama bertahun-tahun pacaran juga. Tapi mereka hanya bersama karena punya tujuan, bukan karena sama-sama cinta. Mereka saling sayang karena mereka sudah dekat satu sama lain sejak dulu, sejak bangku SMA.”
“Jadi, sia-sia dong hubungan lo selama ini dengan pacar lo? Sia-sia juga dong perjuangan pacar baru lo bersama tunangannya sampai sejauh ini?”
“Gue nggak tahu, yang jelas nggak ada yang sia-sia bukan. Mungkin ini memang jalan yang sudah diatur bahwa gue dipertemukan pacar baru dengan cara seperti ini.”
Pada akhrinya, gue membayangkan betapa sulitnya kita jujur untuk berterus terang dan mengklaim bahwa perasaan seperti apa yang sebenar-benarnya cinta. Teman gue harus putus dengan pacar lamanya, pacar barunya harus putus dengan tunangannya. Tapi bukankah mereka terlibat perasaan dengan pacar lamanya masing-masing selama bertahun-tahun? Bagaimana mereka bisa dengan cepatnya menghilangkan kebiasaan-kebiasaan saat bersama pacar lama masing-masing?
“Terus saat lo jatuh cinta sama pacar baru di kantor, status lo masih pacaran sama pacar lama?”
“Iya,” jawabnya singkat.
“Berarti lo selingkuh dong!”
“Gue nggak selingkuh, gue cuma jatuh hati, itu hal yang berbeda.”
“Tapi kan lo sadar punya pacar dan lo bisa jatuh cinta lagi?”
“Ya, gimana dong siapa yang bisa menahan perasaan jatuh cinta.”
Semakin menarik, gue semakin tahu latar belakang pernikahan dia seminggu lagi. Gue semakin penasaran dengan ceritanya.


Bersambung...
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Ternyata, setelah PHP ada muncul istilah baru di dunia relasi berpacaran. Istilah tersebut menjangkiti hati dan dianggap parasit karena menggerogoti keharmonsian dalam berhubungan. Bisa disebut penyakit yang mampu berkembang menjadi ganas. Istilah tersebut adalah PHO, perusak hubungan orang.
PHO sering kali dianggap sebagai pihak ketiga yang masuk dalam hubungan dua manusia dan mengganggu relasi mereka. Biasanya, istilah ini dituding mengganggu dan paling besar berpotensi untuk disalahkan.

Apakah kamu pernah dituduh PHO?

Ciri-ciri PHO berada di dalam hubungan orang, awalnya bisa sebagai teman dekat, sahabat atau cuma pelarian di kala hubungan sedang mengalami titik jenuh.
Ternyata, dia nyaman sama kamu. Curhat sama kamu. Lebih memilih jalan sama kamu. Dia sering kali berantem sama pacarnya, dan cerita sama kamu. Saat hubungan sama pacarnya, dia merasa nyaman jalan sama kamu. Kamu pun merasa nyaman berada dekat dengan dia. Bahkan, tanpa kamu sadari telah terjebak perasaan jatuh cinta dalam hubungan orang lain. Kamu terjebak cinta terlarang. Emang siapa yang larang?
Akhirnya, kamu berpikir berulang kali, dijalani atau diakhiri. Di satu sisi, kamu merasa nyaman dengan dia. Di satu sisi yang lain, kamu sadar dia punya pacar dan masuk dalam hubungan mereka. Maka, sering kali kamu mengabaikan dia telah dimiliki. Kamu beranggapan selama dia nyaman jalan sama kamu, dan pacarnya menerima hal itu sudah dianggap bentuk yang wajar. Tetapi, coba diperhatikan, pacar mana yang bersedia jalan bersama orang lain dan lebih merasa nyaman dengannya?
Saat perasaan itu mulai tumbuh dan semakin subur menimbulkan perasaan yang menyenangkan. Kamu mulai berpikir tumbuh rasa sayang dalam dirimu kepadanya. Dia memiliki tempat di sudut hatimu. Kalian sering jalan, sering curhat, sering makan bareng, dan nonton bareng. Dia sudah jarang bersama pacarnya, selain itu dia juga mulai merasakan bentuk kenyamanan itu berubah jadi rasa sayang.

FASE PHO DIMULAI.

Pada titik ini jelas kamu dianggap sebagai PHO bagi hubungan yang sudah retak.

Akan tetapi, kamu mengelak untuk dituduh seperti itu. Kamu menganggap cinta datang di saat yang tidak tepat, akan tetapi kamu lebih memilih menyimpannya. Kamu merasa itu anugerah meski dalam calon rumah tangga orang lain. Akhirnya, kamu jatuh cinta dan ingin memilikinya.
Teman-teman  pacarnya mulai menilai buruk terhadapmu. Akan tetapi, dia hadir selalu menjadi pembela. Kamu merasa dia mendukungmu. Dia dan pacarnya sudah berada di titik complicated dan sulit dipertahankan lagi. Kamu tidak lagi berada di posisi sahabat yang menasihatinya untuk bersabar dan bersikap dewasa. Kali ini, kamu berusaha melakukan intervensi agar dia segera mengakhiri hubungan dengan pacarnya agar berhambur ke pelukanmu.
Dia akan jadi milikmu, kamu senang dan tentu saja bahagia.

Akan tetapi bagaimana rasanya menemukan kebahagiaan di atas penderitaan orang lain, bagaimana rasanya mendapatkan cinta yang harus mengubur perasaan cinta yang lain, bahkan kamu bukan saja meraih cintanya, kamu telah merusak cinta orang lain.

Cinta memang terkadang egois, datang tak diundang. Saat cinta itu datang kepadamu dan kamu takut kehilangannya. Maka, kamu akan sekuat tenaga berusaha mempertahankan cinta itu, meski harus mengorbankan orang lain. Pada akhirnya, cinta yang hadir memilih sendiri kepada siapa hati berlabuh. Walaupun perasaan itu datang di saat yang tidak tepat, kamu akan tetap menganggap itu cinta.
Kamu selalu berpikir, dia datang kepadamu, dia menawarkan diri kepadamu, dia akhirnya memberikan cintanya dan melepaskan pacarnya demi hatimu. Kamu akan berpikir seperti ini,

Salahkah aku mencintai, salahkah aku mengambil kesempatan untukku bahagia, salahkah bila pada akhirnya dia memilih menyerah dari cintanya dan datang kepadaku.

PHO selalu saja memberikan perspektif, untuk menentukan siapa yang bersalah, siapa yang tersangka, dan siapa yang memantik api di daun keringnya hubungan asmara.
Waspadalah, gaes!


Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Kasih, aku ingin memelukmu tapi tak sanggup lagi karena kini engkau jauh. Aku tahu, kucintaimu tapi tak mudah, selalu kusayangi tapi kini engkau lelah. Berapa kali kucoba kau artikan salah. Banyak hal kutunjukkan sikapku kau anggap tak peduli. Juga rindu yang selalu kuberikan kau anggap tak berarti. Sedih, mengingat begitu banyak waktu memikirkanmu. Tak membuat dirimu semakin dekat memelukku. Bahkan, kau kini meragu setelah semua cinta coba kujadikan bukti. Sedangkan, kau pikir segala bentuk sayang dan perhatianku tak lebih dari sekadar janji. Ingatkah, kali pertama bertemu, senangnya menyambutku, kau tuliskan namamu dengan ujung jari di punggungku. Kau tuliskan cinta di telapak tanganku, kusimpan satu foto kita di pigura kecil yang terpajang di dinding. Mengetuk hatiku, menitikkan haru. Lamat-lamat rindu, tapi jarak memisahkanku. Mengubur perasaanku jauh ke dasar kegelapan, tak kutemukan lagi cahaya cinta. Saat dirimu, perlahan-lahan meninggalkanku diam-diam. Jika aku bukan jalanmu, aku akan membangun jalan meski harus menghabiskan tahunan waktu dengan menabung rindu setiap hari berharap bertemu denganmu di ujung jalan. mengumpulkan kepingan rindu yang berserakan, juga luka hati yang coba kuabaikan. Aku akan terus berjalan, mencari kesempatan lain, memegang setia dan satu hati tanpa penyesalan. Meski kakiku tak pernah tahu akan berhenti di langkah ke berapa, menemukanmu. Aku tak akan pulang. 
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Kau sempurnakan senyuman, kau lengkapi kerenggangan jemariku dan tangan kita berpelukan dengan jemarimu. Dengarkanlah, suara hati ini mengutarakan kejujuran tentang senandung rindu yang tak pernah habiskan keresahan yang selalu datang. Cinta yang selalu terbayang, akan garis bibirmu, helai rambutmu yang tersangkut di daun telinga, terselip bulu mata yang jatuh di pipi, rona merah kala dirimu tersipu malu, derai tawa saat dirimu senang. Buatku, mencintai lebih dari sekadar biasa, melewati batas-batas ragu, tentang harapan yang timbul tak memberikan jeda. Merindu lalu hati terbayang hadirnya dirimu. Mendekapku dalam lamunan. Menyeretku pada ingatan dan masa-masa kita bersama menari di bawah hujan, menghindari genangan, menggenggam erat tangan. Masih kurasakan getar dada yang sama saat memelukmu lama. Juga denyut yang seharus tak kusentuh, menerbitkan bias-bias bening di peluk mata. Tak sanggup kubayangkan bahwa selalu ada akhir dari setiap cerita. Aku paling takut untuk menghadapi bahwa kenyataan tak bisa memaksa cintamu untuk terus kumiliki. Saat, sebuah nama hadir selain diriku mengisi sudut hatimu.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Adakah sebuah rasa di mana aku jatuh pada lubang yang sama, lubang hati yang sama. aku mencintaimu lebih dari sekali. Aku jatuh hati kepadamu lebih kuat dari ini. Bukan saja jatuh pada pandangan pertama, tapi jatuh pada penglihatan berikutnya. Pada setiap tatapan matamu di pagi hari, saat senyummu benar-benar mekar seperti bunga selepas terbitnya mentari. Dengan ketulusan hati menyambut pelukanmu, merekam senyumanmu, mengingat kedipan matamu. Aku tahu, telah mengecewakanmu berulang kali, menyakiti hatimu lebih banyak dari sekali. Tapi, aku bahagia bersamamu. Tertawa bersamamu, senang bersamamu. Aku tak bisa menghitung tetesan yang jatuh kala sedih dan pelupuk mataku basah karena takut kehilanganmu. Masih adakah kesempatan yang tersisa, masih adakah kesempatan kedua, ketiga, selanjutnya. Aku takut, kau lelah berdiri dan tegar untuk bertahan dengan semua ini. Adakah rindu yang bisa kubayar menuntaskan sakit hati yang sering kali kutorehkan. Adakah luka hati yang bisa kusembuhkan dengan seribu janji, juga manisnya cinta yang pudar. Kucintai dirimu lebih dari hitungan hari, kusayangi dirimu lebih banyak dari jutaan tahun cahaya, kucoba menyimpul ikatan sayangku kepadamu agar setiap hari bisa menyuburkan cinta mengabadi. Agar kelak perasaanku tak pernah kedaluarsa dan mati. Jika aku salah, mengartikan sikapmu, pengertianmu, ketidakpekaanku menghadapimu. Satu doa dalam dekap, berharap kau merasakan getar di dadaku menerjemahkan perasaan cintaku yang tak mudah untuk kau artikan. Lebih dari sekadar maaf atas segala kekuranganku yang tak bisa kusampaikan.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Bahagialah kepada dirimu yang masih merasakan cinta meski harus menghitung waktu untuk berakhir. Jika sisa waktu untuk mencintai tak lebih dari hitungan hari. Biarkan perasaan ini menjadi lebih kuat dari biasanya, meninggalkan bekas dan jejak kenangan yang indah. Kau, bukanlah mantan, tapi pernah kucintai. Masih harus kuhitung suatu rasa yang pernah singgah di hati. Namamu, terselip rindu meski tak kumiliki. Kucinta dirimu namun perih. Kusayang dirimu tapi sakit. kurindukan engkau namun pedih. Kuingin sisa waktu mencintaimu jadi lebih indah. Salahkah bila aku cintaimu. Semoga aku masih bisa mencintaimu lagi. Mengulang perasaan yang sebenarnya kuhindari. Tapi, ini rasanya masih cinta. Ini rasanya masih indah kurasa. Aku tahu, ada hari di mana aku harus bisa melepasmu pergi. Izinkanlah aku menikmati setiap hitungan detik bersamamu. Izinkan aku merekam setiap kenangan yang kita lalui bersama. Izinkan aku pada kesempatan yang tak pernah terulang untuk membuat ingatan yang akan menjadi lebih dari sekadar kenangan. Cintaimu memang indah, meski rasa sakit. apalah arti cinta, jika tak pernah dirasakan bersama. Aku mengerti, kau telah mengajarkanku cinta. Cinta dalam kesendirian.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Cinta buta itu adalah ketika kamu bisa jatuh dan mencintai seseorang tanpa melihat kenyataanya. Dia itu tidak mencintaimu, artinya kamu jatuh cinta sendirian. Cinta bertepuk sebelah tangan, tak ada nyaring tak ada bunyi. Cinta semacam ini, cinta yang membutakan hati. Lebih banyak memaksakan kehendak dan merasa harus memiliki. Pernah dengar, kan, cinta tak harus memiliki? Cinta memang dimiliki, tapi cintanya tak bisa dipaksa sehati. Jika dia tak mencintaimu, lalu untuk apa menunggu. Untuk apa merindukan seseorang yang tak merindukanmu. Untuk apa mencintai seseorang yang tak mencintaimu. Untuk apa memikirkan bahkan kepada seseorang yang tak mempedulikanmu. Seharusnya, cinta mendekatkan dirimu pada kesadaran. Bahwa cinta melahirkan kasih sayang dan pengertian yang besar. Bahwa pada akhirnya cintalah yang memilih kepada siapa hati yang terpilih. Jika kamu merasa cintamu buta, cobalah untuk membuka mata. Buka mata hati untuk melihat lebih jelas, kepada siapakah cintamu layak dan pantas untuk diberikan. Bukan kepada hati yang telah disia-siakan. Buta, adalah bentuk hati yang terselimuti kegelapan karena memandang cinta bisa diraih, cinta bisa dibentuk, cinta bisa ditimbulkan. Pada kenyataanya, cinta lahir dengan sendirinya. Cinta butuh mata hati untuk melihat lebih jelas, biarkan cinta memilih.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi...
Aku tenggelam dalam lautan luka dalam,
Sejak dengar lagu ini, gue selalu belajar berenang. Bisa jadi sewaktu-waktu gue jatuh terus nggak bisa bangun, setidaknya gue masih usaha buat berenang, meski lautan sangat luas dan akhirnya gue tenggelam.
Pernah nggak, sih, kepikiran tentang konstituen relasi keterkaitan logis sebuah hubungan dalam pendekatan analisis humanistis. Kayak judul skripsi, ya.
Gue aja bingung, dosen pembimbing juga pasti nolak usulan judul gue.
Erich Fromm, yang disebut sebagai Neo-Freudian. Dalam bukunya yang terkenal, The Art Of Loving (1995), dia menyatakan bahwa cinta adalah suatu kebutuhan dasar manusia untuk keluar dari kesepian dan kesendirian.
Daripada bingung, gue coba pecah dalam beberapa faktor kerangka sub bagian.
Proses pendekatan dalam fungsi kategori PDKT menjadi modal dalam membangun interaksi yang lebih intim, terjadi lekatan pada proses penyesuaian dan adaptasi seluruh informasi detail menyerap ketertarikan sublim.
Dalam hal ini, penyatuan dua faktor x dan y membentuk pola chemistry
Selanjutnya, terlibat interaksi intim, saling mengenal, jadian. Falling in love. Belum cukup sampai di situ, kemesraan di awal-awal, saling mengisi dan cinta terasa manis.
Terjadilah gesekan yang menimbulkan konflik, perselisihan paham, kecemburuan, ketidakadilan, ego bahkan konfrontasi.
Cinta diuji, bertahan atau tinggalkan.
Pada akhir yang tragis, cinta menjadi kehilangan yang tak terelakkan. Broken heart.
Ribuan hari aku menunggumu... jutaan lagu yang kucipta untukmu
Semuanya jadi sia-sia. Tak ada gunanya. Putus ya putus aja. Penjelasan apa pun tak berguna. Perasaan pun tak pernah sama lagi. Kekecewaan, penyesalan tak menyelamatkan.
Teori cinta menurut psikologi humanistik berpangkal pada kesadaran emosional. Pemenuhan kebutuhan dasar sampai aktualisasi diri dan kebahagian menjadi pangkal teori tentang cinta. Cinta bukan semata-mata berdasarkan seks, melainkan suatu pemuasan emosional dengan hasil suatu kebahagiaan.

What do you think? Let me know
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Entah, embun pagi saat hujan tak datang lagi. Seikat mawar layu berada di dalam botol tak juga terkena terpaan sinar mentari. Akankah sepanjang hari, aku tak menemukan cahaya itu datang. Manakala rindu sehabis hujan datang kemarau di esok hari. Kapan tawa itu senyum terkembang menjadi garis tipis sendu yang mengalun tanpa rindu. Pertemuan pun berakhir menjadi perpisahan, bahkan waktu tak berpihak. Langit pagi akan selalu ditemui, akankah perasaan tetap sama sehangat mentari? Diam-diam aku mencuri cahaya, di balik awan sebelum fajar. Tetapi, aku kehilangan kehangatan senyum darimu, sepanjang hari melewati kota dan berjalan-jalan menghabiskan waktu bersama. Berakhir pada dialog singkat pagi yang terlihat kilatan basah di matamu. Aku tak bisa mencegah karena kehabisan waktu, dan sisa sepanjang hari terasa dingin sehabis hujan. Tak ada yang tahu, dalam hitungan waktu dan perputaran jam menghentikan langkah denyut jantungku. Tak ada salam perpisahan, tak ada lambaian tangan, tak ada pelukan hangat yang bisa kukenang. Janji seakan usang seperti buih ombak yang terbawa di bibir pantai. 
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Kepada hati yang tak pernah lelah merindukan. Aku menitipkan surat tentang kehangatan pagi yang menyelipkan rindu di antara pejaman mata. Saat aku masih mengingat setiap peristiwa manis bersamamu. Mengingat perhatian-perhatian kecil yang ditujukan kepadaku. Ada waktu yang bergulir dan cinta tak semestinya berakhir. Aku ingin surat itu tak pernah salah, karena hati ini tak kehilangan arah. Sejak, aku mencintaimu bukan saja ketulusan. Aku mencintaimu karena kesempatan hati memilih cinta kepadamu. Di antara puing-puing harapan dan luka yang kulupakan. Kau datang, seperti oasis tengah gurun, sementara kemarau berkepanjangan melanda hatiku. Lebih dari sekadar tetes hujan dan tanah beraroma basah karena ketulusanmu menguarkan manisnya cinta. Cinta yang semestinya. Di antara pagi yang selalu kunanti, aku selalu ingin senyummu. Selalu ingin mengingat perhatianmu. Selalu ingin menghabiskan waktu bersamamu. Selalu ingin mengingat waktu yang tersisa akan terasa manis untuk dikenang. Kepada hati yang tak pernah lelah mencintai, aku menitipkan surat ketulusan daun yang tak pernah bertanya pada embun kapan semestinya jatuh. Karena aku jatuh mencintaimu, tanpa pernah bertanya mengapa.  
Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Aku merindukan pejaman matamu terbuka dan menatapmu dengan senyum menyambut pagi, membelaimu. Menyusuri lekuk parasmu dengan ujung jari menyelipkan helai rambut yang terurai. Hangat mentari menelusup lewat ventilasi dan kau malas bergerak. Aku masih menyisir rambutmu dengan jemari dan menatapmu mesra. Tak pernah aku merasa bosan, melihat dirimu terbaring dan bebas kulihat setiap jengkal wajahmu. Mennyentuh pipimu yang lembut, mengecup malu-malu. Matamu masih malas untuk terbuka dan aku mengusap-usap dahi dan ujung rambut yang tergerai. Matamu yang lentik dan kusuka, sorot mata teduh yang kucintai. Setiap pagi, aku tak pernah merasa bosan mencintaimu. Menyambutmu dengan senyum saat matamu terbuka, menjelang hari penuh cinta dan kehangatan hatimu yang selalu terasa jauh di dasar lubuk dadaku. Tempat di mana detak jantungku selalu bergetar, setiap menyebut namamu
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Menutup hari yang lelah. Aku tersenyum dalam hatiku pun. Saat ini tak ada yang lebih indah selain aku dan kau saling memahami, jauh lebih sederhana dari arti kata cinta. Tak perlu puisi, ungkapan. Aku tahu, kau cukup mengerti. Sekalipun kukatakan sekali, kau akan lebih mengerti. Aku merindukanmu, sayang. meski pertemuan singkat tak mampu menebus kerinduanku, serupa hujan di tanah gersang, mampu menyiram dahagaku akan senyuman. akankah langit masih sama, akankah hujan turun lagi, tak perlu kau risaukan. cintaku tak pernah berkurang, meski sulit dipahami. aku ingin menggenggam tanganmu lebih lama, aku ingin selalu menjadi pagi yang menyambutmu kala membuka mata, aku ingin lebih dari sekadar pelukan, kasih yang hangat darimu terus mengisi hatiku.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Kau tahu, saat terlintas banyak gambaran tentang berbagai kondisi di pikiranku. Kurasa, aku menjadi bingung. Semua orang berada di sekitar, aku tidak mengenalnya. Semua orang sibuk dengan rutinitas kerja, aku tidak begitu mengenalnya. Semua orang bergerak mengikuti ambisi dan naluri, sementara aku terjebak pada kebingunganku sendiri. Kelak, semua hal tak bisa dijelaskan bagaimana seseorang bisa terhubung satu sama lain. Suatu malam, di sela waktu aku menghubungimu dan bercerita banyak tentang hal. Sementara tak ada yang tersisa, selain waktu semakin habis. Begitu banyak orang lalu-lalang, lewat, melintas, tapi tahukah pada akhirnya kita tak saling terhubung karena waktu kita terbatas. Relasi yang terbangun hanya terdiri beberapa orang saja dengan waktu yang tersisa. Aku senang, bisa menghabiskan waktu denganmu. Aku senang merasa dicintai. Aku senang punya waktu untuk berbagi banyak hal denganmu. Aku senang mendapat berbagai perhatian kecil darimu, kecemasanmu, keraguanmu, kekhawatiranmu. Entah mengapa, saat aku merasa kesepian bahkan di tempat yang sangat ramai, aku hanya ingin berada di sisimu dan memelukmu. Menikmati setiap momen, detik demi detik yang tidak akan pernah terulang. Selama, aku tahu banyak hal dan kemungkinan yang terjadi di masa depan. Aku tahu, cintamu begitu besar. Aku takut, suatu saat, cintamu malah membawamu pergi dariku. Aku takut tidak ada yang tersisa di ingatanmu, tentangku. Memikirkan, waktu demi waktu berganti dan banyak hal mulai mengisi pikiranmu. Aku takut, merasakan diriku dilupakan. Aku takut, bagaimana akhirnya tidak dipedulikan. Aku bersyukur, kamu mau menjadi seseorang yang mengisi celah hatiku dan menyayangiku dengan tulus.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Aku tahu, rasanya terbelenggu keniscayaan hati terperangkap oleh kerinduan tak bisa mewujud lalu pada pertemuan. Memimpikan perjumpaan, selalu saja berakhir menjadi nanti dan kapan-kapan. Jangan pernah lelah meretas rindu meski terlalu sering kau tabung dalam kotak masa depan. Ingatlah, jarak hanya ruang sela di antara dua kaki kita, berpijak pada tanah yang berbeda. Selama, hati kita terucap janji mengikat rasa tentang cinta yang hangat dan manis. Selama, rindu tak pernah usang sementara hati membaja karena penantian panjang. Aku tersiksa, Sayang. Ingatanku tentangmu, begitu juga kecupan panjang terakhir yang selalu kukenang. Menayangkan pelukan di petang malam saat mataku lelap terpejam, tetapi itu hanya mimpi. Aku ingin menemuimu, bercerita tentang rindu dan harapan, tentang kisah yang selalu kuulang. Masa depan yang tak pernah bisa kita jaga, ruang rindu yang selalu sesak oleh namamu. Aku lelah sayang, ingin bersandar pada bahumu dan tanganmu memelukku dari belakang, meleburkan rindu dalam titik temu.
Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Kapan terakhir kali kau nyatakan cinta. Merasakan kerinduan dan lubuk hati terpenjara oleh perasaan yang tak terdefinisikan. Ketika kamus tak mampu membendung perasaanmu untuk diungkapkan. Saat itulah cinta seperti syair yang dikumandangkan. Kemudian awal selalu saja bertemu akhir dan kisah cinta teramat tragis menjadi kehilangan yang tak terelakkan. Bagi kau yang baru terjatuh karena cinta, nikmatilah. Karena kau bisa jatuh. Maka kau pun bisa bangkit. Saat dirimu terhempas dan dadamu berdarah-darah karena hatimu telah terlalu terluka. Obat yang membuatmu tenang adalah keyakinanmu. Ketika kau percaya bisa untuk bertahan karena cinta, maka kau bisa berusaha untuk melepas cinta. Aku yakin, kenangan tertinggal kenangan, selebihnya arah laju rindu bermuara pada cinta yang baru. Untuk kembali menikmati cinta yang tertinggal, maka pergilah ke mana hati membawamu pergi.
Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Newer Posts
Older Posts

About me

recent posts

Sponsor

Facebook

Blog Archive

  • ▼  2017 (2)
    • ▼  Maret (2)
      • Surga dari Hongkong!
      • Moammar Emka's Jakarta Undercover: Sex Supermarket?
  • ►  2016 (8)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2015 (17)
    • ►  Desember (4)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2014 (45)
    • ►  Desember (4)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (5)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (7)
    • ►  Maret (16)
  • ►  2013 (16)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2012 (59)
    • ►  Desember (4)
    • ►  November (9)
    • ►  Oktober (9)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2011 (116)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (16)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (14)
    • ►  Agustus (12)
    • ►  Juli (8)
    • ►  Juni (14)
    • ►  Mei (17)
    • ►  April (14)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Januari (7)
  • ►  2010 (39)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (14)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2009 (12)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (2)

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates